TERBANG KE NEGERI GINGSENG


Ada ga sih dari kalian pecinta Kpop? Ga harus Kpop deh, aku akan jamin hampir semua cewe di Indonesia atau bahkan cowo sekalipun suka nonton drama korea. Coba jawab kali ini aku akan sharing tentang apa? Yang pasti udah ketebak lewat judul diatas wkwk.

          Terbang ke negeri gingseng Korea Selatan merupakan pengalaman pertamaku keluar negeri. Pasti banyak yang tanya, kenapa milih traveling ke Korsel? Berapa budgetnya? Susah gak sih berkomunikasi sama penduduk sana? Well, let’s begin.

          Tiba-tiba terlintas aja dipikiranku untuk bikin blog dan cerita soal pengalaman liburanku di Korea. Kenapa harus blog? Karena ini merupakan bentuk permintaan maafku karena aku ga bisa nge-vlog untuk bikin konten di Youtube. Sebenernya sayang banget gabisa sharing ke kalian dalam bentuk video. Tapi karena ada beberapa faktor yang menghalangi, dan dari diriku pribadi yang ga pengen sibuk dengan kamera, jadi bisa enjoy nikmatin suasana disana.

          Untuk persiapannya aku mulai h-3 bulan dari tanggal keberangkatan. Korea Selatan merupakan negara yang memberlakukan visa single maupun multiple bagi seorang warga negara asing yang memasuki wilayahnya. Sudah dipastikan pula, apply visa bukanlah perkara yang mudah. Butuh ketelitian dalam pemberkasan dan waktu yang cukup panjang. Waktu yang cukup panjang maksudku disini adalah proses pengumpulan dokumennya. Kalau bicara soal pembuatan visa, mungkin akan menghabiskan waktu sekitar 4-6 hari kemudian akan dikabari oleh kedutaan besar Korea Selatan apakah visa kalian disetujui atau tidak. Untuk persyaratan pembuatan visanya bisa cek lebih lengkapnya di mbah google ya

          Kenapa aku bilang susah? Persen kemungkinan suatu visa diterima atau ditolak sih aku ga bisa jamin. Tapi selama berkas kalian sehat, saldo di rekening bank mencukupi dan bukan merupakan dana suntikan, kemungkinan besar akan di approved. Biaya untuk visa nya juga beda-beda yaaa, tergantung apply visa jenis yang mana.

          Ada visa pasti juga ada paspor. Masih inget gimana rempongnya aku apply paspor dulu

          Pertama kali aku injak kaki di imigrasi dan apply untuk paspor, permintaanku ditolak mentah-mentah. Pertama karena aku datang engga sama orang tua dan kedua karena engga jelas aku mau ke Korea sama siapa. Meskipun aku bilang aku ikut tour and travel, pihak imigrasi minta aku untuk melengkapi surat keterangan dan segala macam bentuknya yang menunjukkan bahwa aku adalah peserta dari tour and travel tersebut. Setelah pembatalan paspor pertama, aku apply lagi untuk bikin paspor dan akhirnya jadi juga pasporku dalam waktu sekitar tiga hari.

          Balik ke pertanyaan pertama. Kenapa sih Korea Selatan? Percaya atau tidak, traveling ke korea ini adalah titah sang bundahara. Budget pun bundahara lah yang siapin. Rencana awalku terbang ke Korea adalah….

          Tapi berhubung tanggal konsernya mepet OSPEK dan hanya penduduk asli korea yang bisa beli tiketnya, mau gamau jadwal tersebut harus dibatalkan. Kesel gak sih?

          Okey, lanjut.

          Perjalanan pertama diawali flight malam hari dengan satu transit yaitu Kuala Lumpur. Lama perjalanannya yaitu selama 7 jam. Ngapain aja 7 jam dipesawat? Tidur.

          And finally im here! Masih ga percaya sih bisa menginjakkan kaki disana. WOY INI KOREA WOY!  Tolong jangan bilang saya alay. Ini bukan alay readers, ini namanya excited wkwk.

          Musim di Korea awal Agustus adalah musim panas. Kalo boleh jujur, ini panasnya melebihi apapun. Karena memang agustus adalah puncak dari musim panas. Suhu nya bisa sampe 37 derajat celcius dan feels like 43 derajat celcius. Mau gamau, kita harus siap sedia kipas elektrik. Kalo engga ya siap-siap engap. Oh ya, payung juga penting untuk menghindar dari sinar matahari yang menyengat.

          Kenapa kesananya ga pas musim dingin aja? Kan enak bisa ngerasain salju daripada nahan panas? Hmm, musim dingin disana itu juga parah banget sampe minus 20. Saya sebagai warga Indonesia yang tidak pernah merasakan dinginnya winter bisa kaget dan kena hypoterm kalo ga persiapan seratus persen.

          Oh, iya, total liburan ke Korea berapa sih? Sebenernya banyak yang DM soal ini kemaren, dan banyak juga yang tanya lewat question box. Disini akan aku jawab secara jujur wkwk.        

          Untuk rincian harga pesawat PP dan guesthouse aku gatau ya, karena aku udah ikut paket tour seharga 13 juta rupiah. Itu udah termasuk visa dan fee untuk pengajuan visa, fee tour guide, PP pesawat, guesthouse yang BENER BENER NYAMAN DAN BERSIH selama enam hari lima malam, t-money dengan isi 20.000 won, wifi router, tiket masuk wisata, tiket ferry ke nami island, tiket masuk ke Lotte World Avenue, dan masih banyak lagi. Kalo uang jajan berapa? Ini nih yang sulit. Karena kebutuhan orang berbeda. Ada yang traveller tipe irit, ada juga traveller yang memang niatnya untuk shopping atau bahkan buka jastip. Tapi untuk aku pribadi, total uang jajan yang dibawa sekitar 8 juta rupiah dalam seminggu, ditambah dengan isi ulang tmoney dan beli internet roaming seharga lima ratus ribu rupiah yang habis dalam tiga hariL silakan total sendiri ya temen-temen.

          Awal sampe ke korea aku pergi kemana? Hari kedua, ketiga dan seterusnya kemana? Coba kuliner apa aja? Kenalan sama siapa disana? Ketemu oppa gantengkah? Aku akan sharing pengalamanku lebih banyak lagi dilain kesempatan ya readers. Semoga tulisanku bisa bermanfaat. Seeya!  /af/

           

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PENGALAMAN NONTON KONSER BLACKPINK DI INDONESIA!

PENUTUP; 2019

K-STAR ROAD, SMTOWN COEX ARTIUM DAN BANYAK LAGI!